https://www.jurnalpkm.id/index.php/renata/issue/feed RENATA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kita Semua 2026-08-01T10:32:49+07:00 Dr. Mulki Indana Zulfa, ST. MT. editor@jurnalpkm.id Open Journal Systems <p align="justify"><strong>RENATA</strong> adalah jurnal pengabdian masyarakat untuk semua masyarakat Indonesia. Jurnal ini yang tidak terbatas pada kalangan akademisi, peneliti, dan mahasiswa. Namun, jurnal inipun mencakup pada kelompok keilmuan, lembaga profesi, atau kalangan masyarakat lain yang membutuhkan publikasi dari kegiatan sosial kemasyarakatan, pengabdian kepada masyarakat, atau jenis social community services lainnya. <strong>RENATA</strong> yang di kelola oleh tim editor profesional yang dapat memberikan pengalaman publikasi jurnal pengabdian kepada masyarakat. <strong>RENATA</strong> menerbitkan naskah pengabdian kepada masyarat sebanyak tiga kali dalam satu tahun yaitu pada periode APRIL, AGUSTUS dan DESEMBER dan memiliki ISSN 2987-9736. <strong>RENATA</strong> telah terakreditasi SINTA 5 oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Nomor 156/C/C3/KPT/2026 tanggal 7 April 2026. <a href="https://arjuna.kemdiktisaintek.go.id/#/pengumuman/710" target="_blank" rel="noopener">LIhat Pengumuman</a></p> https://www.jurnalpkm.id/index.php/renata/article/view/338 Fenomena Brain Rot Dan Kesehatan Mental Pada Generasi Z Khususnya Siswa Di MTS Al Falah Jatiasih, Bekasi 2026-05-20T11:10:33+07:00 Rohmiati Sunaryo rohmi3005@gmail.com Sri Dewiningsih Dewiningsih@mail.com Sugeng Astanto Astanto@mail.com Syafril Tahar Tahar4@mail.com <p>Penggunaan media sosial yang semakin intensif di kalangan remaja memberikan dampak positif sekaligus negatif terhadap kesehatan mental. Salah satu fenomena yang muncul akibat penggunaan media sosial secara berlebihan adalah <em>brain rot</em>, yaitu kondisi kelelahan kognitif dan emosional akibat paparan konten digital yang terus-menerus. Generasi Z sebagai kelompok yang sangat dekat dengan teknologi dan media sosial menjadi kelompok yang rentan mengalami gangguan seperti kecemasan, stres, penurunan konsentrasi, hingga kehilangan motivasi belajar. Kondisi ini diperparah oleh kebiasaan mengonsumsi konten hiburan instan dalam durasi panjang yang dapat memengaruhi kemampuan berpikir kritis dan keseimbangan emosional remaja. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan memberikan edukasi dan meningkatkan literasi digital mengenai fenomena <em>brain rot</em> serta dampaknya terhadap kesehatan mental generasi Z pada siswa MTs Al Falah Jatiasih Bekasi. Kegiatan dilakukan melalui penyuluhan, diskusi interaktif, dan pemberian pemahaman mengenai penggunaan media sosial yang sehat dan bijak. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa siswa memperoleh pemahaman yang lebih baik mengenai bahaya penggunaan media sosial secara berlebihan serta pentingnya mengatur waktu penggunaan media digital untuk menjaga kesehatan mental dan keseimbangan aktivitas sehari-hari.</p> 2026-08-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 https://www.jurnalpkm.id/index.php/renata/article/view/339 Edukasi Penggunaan Skincare Yang Aman Pada Remaja Untuk Mencegah Penyalahgunaan Produk Kecantikan Di MAN 2 Lamongan 2026-05-20T11:11:32+07:00 Diah Indah Kumala Sari diahindahks94@gmail.com Riana Prastiwi Handayani Handayani@mail.com Megawati Megawati Megawati3@mail.com Eka Shevin Noralya Safanda Safanda@mail.com Alya Nurunnisa Salsabilla Salsabilla@mail.com Nur Az Zahraa Zahraa@mail.com <p>Penggunaan <em>skincare</em> pada remaja semakin meningkat seiring berkembangnya tren kecantikan dan pengaruh media sosial. Namun, kurangnya pengetahuan mengenai keamanan produk dapat menyebabkan penyalahgunaan, seperti penggunaan produk ilegal atau tidak sesuai jenis kulit yang berpotensi menimbulkan iritasi, alergi, hingga kerusakan kulit. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan remaja mengenai penggunaan <em>skincare</em> yang aman di MAN 2 Lamongan. Metode pelaksanaan dilakukan melalui penyuluhan edukatif, pemaparan materi mengenai jenis kulit dan pemilihan produk, serta diskusi interaktif dan evaluasi melalui <em>pre-test</em> dan <em>post-test</em>. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pemahaman siswa terkait pentingnya memilih produk yang telah terdaftar di Badan POM, memahami kandungan bahan aktif, serta cara penggunaan yang tepat. Selain itu, terjadi peningkatan kesadaran terhadap risiko penggunaan produk tanpa izin edar yang marak di kalangan remaja. Antusiasme peserta terlihat dari partisipasi aktif selama sesi diskusi. Kesimpulan dari kegiatan ini adalah edukasi yang diberikan efektif dalam meningkatkan pengetahuan dan sikap remaja terhadap penggunaan skincare yang aman, sehingga dapat mencegah penyalahgunaan produk kecantikan. Kegiatan serupa perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk mendukung perilaku hidup sehat pada remaja</p> 2026-08-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 https://www.jurnalpkm.id/index.php/renata/article/view/337 Penguatan Motivasi Belajar Anak Melalui Sosialisasi Edukatif di SMK Negeri 1 Wadaslintang 2026-05-20T11:11:03+07:00 Ruzanna Salsabil ruzanna.salsabil@mhs.unsoed.ac.id Muhamad Riza Chamadi muhamad.riza.chamadi@unsoed.ac.id Salsabila Salma Febrianti salsabila.febrianti@mhs.unsoed.ac.id Renggo Harya Pandora renggo.pandora@mhs.unsoed.ac.id Saskia Zalfaa Azahra saskia.azahra@mhs.unsoed.ac.id Nailatul Farhani nailatul.farhani@mhs.unsoed.ac.id Firman Ardhiansyah firman.ardhiansyah@mhs.unsoed.ac.id Juwita Isnaina Ahnin juwita.ahnin@mhs.unsoed.ac.id Tiara Anasta Safitri tiara.safitri@mhs.unsoed.ac.id Nunik Adisty nunik.adisty@mhs.unsoed.ac.id Azhar Akramul ‘Athaya azhar.athaya@mhs.unsoed.ac.id Fatimah Noor Laeli Anjani fatimah.anjani@mhs.unsoed.ac.id <p>Pendidikan memiliki peran strategis dalam meningkatkan kualitas sumber daya manusia. Kualitas pendidikan dalam praktiknya ditentukan oleh ketersediaan sarana dan kurikulum serta kesadaran dan motivasi belajar peserta didik. Realita di lapangan menunjukkan bahwa kesadaran dan motivasi belajar siswa masih rendah dan berkaitan dengan faktor sosial ekonomi serta minimnya pemahaman terhadap relevansi pembelajaran dengan realitas kehidupan. Kondisi ini mendorong perlunya upaya untuk meningkatkan kesadaran dan motivasi belajar siswa. Salah satu upaya tersebut dilakukan melalui kegiatan pengabdian masyarakat berupa sosialisasi edukatif di SMK Negeri 1 Wadaslintang, Kabupaten Wonosobo. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan motivasi dan kesadaran belajar siswa. Metode yang digunakan adalah pendekatan humanistik berbasis audiovisual dan kontekstual melalui pemaparan materi, penayangan video inspiratif, serta diskusi partisipatif yang melibatkan 420 siswa kelas XII. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa terhadap pentingnya motivasi belajar serta munculnya sikap reflektif dan partisipatif selama kegiatan.</p> 2026-08-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026 https://www.jurnalpkm.id/index.php/renata/article/view/340 Peningkatan Literasi Perilaku Hidup Hemat Energi Pada Masyarakat Desa Klapasawit Kecamatan Kalimanah Purbalingga 2026-07-17T16:34:52+07:00 Ari Fadli fadli.te.unsoed@gmail.com Mulki Indana Zulfa mulki_indanazulfa@unsoed.ac.id Daru Tri Nugroho daru.nugroho@unsoed.ac.id Agung Cahyadi Putra agung.cahyadi@unsoed.ac.id Eny Mahfudhoh eny.mahfudhoh@unsoed.ac.id Muhammad Zakki Irfani muhammad.zakki@unsoed.ac.id Dinda Wahyu Anggraeni dinda.wahyu@unsoed.ac.id <p>Peningkatan konsumsi energi listrik pada sektor rumah tangga menjadi salah satu tantangan dalam upaya mewujudkan penggunaan energi yang efisien dan berkelanjutan. Rendahnya literasi masyarakat mengenai perilaku hidup hemat energi berpotensi meningkatkan pemborosan energi serta biaya konsumsi listrik. Oleh karena itu, kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat Desa Klapasawit, Kecamatan Kalimanah, Kabupaten Purbalingga mengenai pentingnya perilaku hidup hemat energi serta penerapannya dalam kehidupan sehari-hari. Kegiatan dilaksanakan pada bulan Juli 2026 di Balai Desa Klapasawit dengan peserta masyarakat desa. Metode yang digunakan meliputi sosialisasi, penyuluhan interaktif, diskusi, tanya jawab, dan demonstrasi mengenai praktik penggunaan energi listrik yang efisien serta pemanfaatan limbah sebagai salah satu alternatif sumber energi. Hasil kegiatan meningkatnya pemahaman masyarakat mengenai konsep hemat energi, penggunaan peralatan listrik secara bijak, serta penerapan perilaku sederhana seperti mematikan peralatan listrik yang tidak digunakan, memanfaatkan pencahayaan alami, dan mengurangi konsumsi energi yang tidak diperlukan. Antusiasme peserta selama kegiatan juga menunjukkan tingginya minat masyarakat terhadap edukasi penghematan energi. Kegiatan ini memberikan kontribusi positif dalam meningkatkan literasi perilaku hidup hemat energi di tingkat masyarakat dan diharapkan mampu mendorong terbentuknya budaya hemat energi secara berkelanjutan sebagai bagian dari upaya mendukung konservasi energi dan pelestarian lingkungan</p> 2026-08-01T00:00:00+07:00 Copyright (c) 2026