RENATA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kita Semua
https://www.jurnalpkm.id/index.php/renata
<p align="justify"><strong>RENATA</strong> adalah jurnal pengabdian masyarakat untuk semua masyarakat Indonesia. Jurnal ini yang tidak terbatas pada kalangan akademisi, peneliti, dan mahasiswa. Namun, jurnal inipun mencakup pada kelompok keilmuan, lembaga profesi, atau kalangan masyarakat lain yang membutuhkan publikasi dari kegiatan sosial kemasyarakatan, pengabdian kepada masyarakat, atau jenis social community services lainnya. <strong>RENATA</strong> yang di kelola oleh tim editor profesional yang dapat memberikan pengalaman publikasi jurnal pengabdian kepada masyarakat. <strong>RENATA</strong> menerbitkan naskah pengabdian kepada masyarat sebanyak tiga kali dalam satu tahun yaitu pada periode APRIL, AGUSTUS dan DESEMBER dan memiliki ISSN 2987-9736. <strong>RENATA</strong> telah terakreditasi SINTA 5 oleh Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. Berdasarkan Surat Keputusan Direktur Jenderal Riset dan Pengembangan Nomor 156/C/C3/KPT/2026 tanggal 7 April 2026. <a href="https://arjuna.kemdiktisaintek.go.id/#/pengumuman/710" target="_blank" rel="noopener">LIhat Pengumuman</a></p>PT Berkah Tematik Mandirien-USRENATA: Jurnal Pengabdian Masyarakat Kita Semua2987-9736Efektivitas Senam Ergonomis Sebagai Intervensi Nonfarmakologis Dalam Pengabadian Kepada Masyarakat Di Posyandu Mugi Sehat Dukuhwaluh Purwokerto
https://www.jurnalpkm.id/index.php/renata/article/view/287
<p>Individu lanjut usia sering mengalami penurunan fungsi organ tubuh yang dapat memicu berbagai penyakit degeneratif, salah satunya hipertensi, yang hingga kini masih menjadi masalah kesehatan masyarakat dengan angka kejadian tinggi pada kelompok usia tua. Salah satu upaya nonfarmakologis untuk membantu menurunkan tekanan darah adalah melalui latihan gerak ergonomis yang terdiri dari gerakan sederhana menyerupai shalat dan disesuaikan dengan struktur tubuh manusia. Kegiatan ini dilaksanakan di Posyandu Mugi Sehat Dukuhwaluh, Purwokerto Timur, dengan menggunakan desain pra-eksperimental satu kelompok pretest–posttest. Sebanyak 30 lansia hipertensi mengikuti latihan selama 10 menit, dengan pengukuran tekanan darah sebelum dan sesudah intervensi menggunakan sphygmomanometer manual. Data dianalisis secara deskriptif dengan membandingkan nilai rata-rata tekanan darah sebelum dan setelah kegiatan. Hasil menunjukkan penurunan rata-rata tekanan darah sistolik sebesar 14,1 mmHg dan diastolik sebesar 8,1 mmHg. Temuan ini menunjukkan bahwa latihan ergonomis memberikan manfaat positif dalam membantu menurunkan tekanan darah, sehingga dapat dijadikan sebagai intervensi nonfarmakologis yang mudah, aman, dan berpotensi diterapkan sebagai kegiatan rutin di posyandu lansia untuk mendukung promosi kesehatan dan pencegahan penyakit kardiovaskular</p>Made SuandikaMuhammad Amar HanifNajwa AmaliaNadine Angelina
Copyright (c) 2026
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-04-022026-04-024110.61124/1.renata.287Optimalisasi Pakan Ternak Berbasis Fermentasi Dan Pencegahan Penyakit Pada Peternak RT 01 Watulajar: Kegiatan PKM Desa Lengkosambi Utara
https://www.jurnalpkm.id/index.php/renata/article/view/297
<h1>Kegiatan Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) merupakan bentuk aksi nyata terhadap tri dharma perguruan tinggi, Politeknik St. Wilhelmus Boawae yang telah dilakukan di RT 01 Watulajar, Desa Lengkosambi Utara, Kecamatan Riung, Kabupaten Ngada, pada tanggal 29-30 Juni 2025. Kegiatan PKM ini dihadiri oleh warga ±15 orang. Kegiatan ini diharapkan dapat menjadi solusi terhadap kendala yang dihadapi warga selaku peternak yang minim pemahaman terhadap pengolahan pakan ternak, di mana kebanyakan bahan baku pakan langsung diberikan kepada ternak tanpa diolah sedikitpun yang dapat berdampak pada kualitas nutrisinya. Kegiatan PKM di kemas dalam bentuk sosialisasi, demonstrasi pengolahan pakan terfermentasi, dan pembagian vitamin serta anthelmintik ternak. Informasi yang diberikan kepada warga adalah terkait pengolahan pakan ternak terfermentasi yang memanfaatkan bahan baku lokal, antara lain dedak padi/dedak jagung, batang pisang, tepung ikan dan limbah dedaunan yang semuanya diolah menggunakan teknologi fermentasi sederhana. Warga juga diberi informasi terkait manajemen kesehatan ternak serta tips mencegah penyakit ternak. Karena kepraktisan dari proses pembuatan jenis-jenis pakan ternak yang dijelaskan, 90 % warga dengan mudah dapat memahaminya termasuk terkait konsep dasar fermentasi dan pentingnya dalam teknik pengolahan pakan ternak serta pentingnya tindakan preventif terhadap penyakit ternak. Diharapkan agar melalui kegiatan PKM ini, warga RT 01 Watulajar, desa Lengkosambi Utara, dapat mengoptimalkan pengembangan komoditas peternakannya secara mandiri melalui tindakan preventif terhadap penyakit ternak, dan pemberian pakan berkualitas serta murah dan mudah untuk dibuat sehingga dapat berperan menekan biaya produksi yang dibutuhkan</h1>Alexandra Pallo Sungga
Copyright (c) 2026
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-04-022026-04-024110.61124/1.renata.297Penyuluhan Pembacaan Nutrition Facts Pada Remaja SMP Islam Asyidiqiyah Puraseda
https://www.jurnalpkm.id/index.php/renata/article/view/313
<p>Konsumsi makanan dan minuman kemasan pada remaja terus meningkat seiring kemudahan akses terhadap produk instan. Namun, kebiasaan membaca <em>Nutrition Facts </em>pada kelompok remaja masih tergolong rendah sehingga dapat mendorong tingginya konsumsi makanan dan minuman kemasan yang tidak terkontrol dan berpotensi mengakibatkan penyakit tidak menular. Kegiatan pengabdian ini bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa SMP mengenai cara membaca <em>Nutrition Facts</em> pada produk makanan kemasan, yang ditunjukan melalui peningkatan proporsi nilai <em>post-test</em> dibandingkan nilai <em>pre-test </em>setelah pelaksanaan penyuluhan. Penyuluhan dilaksanakan di SMP Islam Asyidiqiyah Puraseda pada Agustus 2025 dengan melibatkan 45 siswa. Metode penyampaian materi yang digunakan yaitu kombinasi diskusi interaktif serta demonstrasi pembacaan <em>Nutrition Facts </em>pada produk kemasan makanan. Hasil analisis menggunakan uji <em>Wilcoxon</em> menunjukkan peningkatan pengetahuan yang signifikan, dengan rata-rata skor meningkat dari 48,67 menjadi 85,11 dengan nilai p < 0,001 yang menandakan terdapat perbedaan yang signifikan antara skor <em>pre-test</em> dan <em>post-test.</em> Hal ini menunjukan bahwa pelaksanaan penyuluhan tersebut efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa terkait pembacaan <em>Nutrition Facts</em></p>Widi Siti RhodiahAntan SaldawLisda KarlinaShari Bella Shapira
Copyright (c) 2026
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-04-122026-04-124110.61124/1.renata.313Implementasi Zero Waste Berbasis Komunitas Untuk Mendukung Kuningan Asri Lestari
https://www.jurnalpkm.id/index.php/renata/article/view/293
<p>Kabupaten Kuningan, dengan kekayaan alam dan statusnya sebagai kawasan konservasi di kaki Gunung Ciremai, menghadapi tantangan besar terkait perubahan iklim. Setiap hari masyarakat Kabupaten Kuningan memproduksi sekitar 480 ton sampah organik maupun non-organik. Namun, hanya sekitar 200 ton yang dibawa ke TPA Ciniru dan dibuang begitu saja tanpa ada proses pengolahan lebih lanjut. Salah satu kontributor utama emisi gas rumah kaca adalah penumpukan sampah organik yang memproduksi gas metana (CH?) di Tempat Pemrosesan Akhir (TPA). Pengabdian masyarakat ini bertujuan mengimplementasikan konsep <em>Zero Waste</em> dan Pengelolaan Sampah Berbasis Komunitas (PSBK) sebagai langkah mitigasi yang konkret, selaras dengan tujuan SDG 13 (Penanganan Perubahan Iklim) dan SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab), sekaligus mewujudkan visi Kuningan Asri Lestari. Metode pelaksanaannya berfokus edukasi masif kepada masyarakat Kuningan tentang pentingnya pemilahan sampah dan siklus material sirkular. Program ini telah menjangkau 30 peserta dan meningkatkan pengetahuan <em>Zero Waste</em> sebesar 90%. Diharapkan, program ini dapat menurunkan secara signifikan jumlah volume sampah yang menghasilkan gas metana, mengurangi jejak karbon kabupaten, dan menciptakan kesadaran kolektif tentang peran individu dalam mitigasi iklim. Keberhasilan implementasi <em>Zero Waste</em> ini akan menjadi model <em>best practice</em> Kuningan dalam aksi iklim berbasis masyarakat dan berkontribusi langsung pada lingkungan yang lebih bersih dan lestari</p>Wina WaniatriNurdin NurdinIlham AdhyaToto SupartonoYayan HendrayanaAnandyas Zulfikar
Copyright (c) 2026
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-04-022026-04-024110.61124/1.renata.293Pelatihan Literasi Digital Dan Netiquette Untuk Meningkatkan Kompetensi Bermedia Siswa SMKN 14 Kota Bandung
https://www.jurnalpkm.id/index.php/renata/article/view/300
<p>Perkembangan teknologi digital meningkatkan intensitas penggunaan media sosial di kalangan Generasi Z, namun belum diimbangi dengan pemahaman literasi digital dan etika bermedia yang memadai. Kondisi ini berpotensi memunculkan berbagai risiko, seperti cyberbullying, ujaran kebencian, penyebaran informasi hoaks, serta pelanggaran hak cipta. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan meningkatkan kompetensi literasi digital dan pemahaman netiquette siswa SMKN 14 Kota Bandung melalui pelatihan partisipatif. Metode yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kualitatif dengan penguatan pelatihan berbasis diskusi interaktif dan simulasi studi kasus. Evaluasi dilakukan menggunakan pre-test dan post-test pada empat aspek utama literasi digital. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pemahaman siswa yang signifikan, dengan kenaikan skor antara 57% hingga 72% pada aspek cyberbullying, ujaran kebencian, informasi hoaks, dan hak cipta. Temuan ini menunjukkan bahwa pelatihan literasi digital dan netiquette efektif dalam meningkatkan kesadaran etis serta kemampuan siswa dalam mengidentifikasi dan merespons permasalahan digital secara kritis dan bertanggung jawab. Program ini berkontribusi dalam penguatan budaya bermedia yang sehat di lingkungan sekolah dan berpotensi direplikasi pada konteks pendidikan lainnya</p>Thammara Lyoney EnginerNugraha SugiartaFikri Muhammad Syahdan
Copyright (c) 2026
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-04-122026-04-124110.61124/1.renata.300Penerapan Teknologi Mesin Pengering Gabah Untuk Mendukung Optimalisasi Produksi Kelompok Petani Padi Di Dusun Blawen, Kabupaten Jombang
https://www.jurnalpkm.id/index.php/renata/article/view/326
<p>Pengeringan gabah merupakan tahapan penting dalam proses pascapanen padi, namun metode tradisional yang mengandalkan sinar matahari masih menghadapi berbagai kendala, terutama ketergantungan pada kondisi cuaca dan durasi pengeringan yang panjang. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang dilaksanakan pada 7 November 2025 di Dusun Blawen, Desa Rejoslamet, Kabupaten Jombang ini bertujuan memberikan solusi melalui penerapan teknologi mesin pengering gabah untuk meningkatkan efisiensi dan kualitas pengeringan. Metode <em>Community Based Research</em> (CBR) digunakan untuk mengidentifikasi permasalahan, merancang teknologi yang sesuai kebutuhan, melaksanakan pelatihan, dan melakukan evaluasi kinerja mesin. Mesin pengering yang dirancang memiliki kapasitas 5–25 kg, dilengkapi sistem pemantauan suhu dan berat gabah, serta mekanisme pemilah sekam. Hasil evaluasi menunjukkan mesin mampu mempertahankan suhu pengeringan pada kisaran 65–75 °C serta menghasilkan penurunan berat gabah yang konsisten. Berdasarkan perhitungan kadar air berbasis penurunan berat diperoleh sekitar 21–22% wb dalam 10 menit pengeringan, menunjukkan proses penguapan air telah berlangsung meskipun belum mencapai standar penyimpanan. Demonstrasi praktik juga mengidentifikasi beberapa aspek teknis yang perlu diperbaiki, seperti celah pada tutup drum dan efisiensi pemilahan sekam. Secara keseluruhan, program ini meningkatkan pemahaman teknis dan keterampilan operasional petani, serta memberikan dampak positif bagi peningkatan produktivitas dan keberlanjutan pengolahan pascapanen, sejalan dengan target <em>Sustainable Development Goals</em> (<em>SDG</em>s) khususnya <em>Zero Hunger</em></p>Elsyea Adia TunggadewiSisca Dina Nur NahdliyahRiky Tri YunardiDeny ArifiantoWilda PrihastyAji Akbar FirdausEva Inaiyah Agustin
Copyright (c) 2026
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-04-122026-04-124110.61124/1.renata.326Pelatihan Pembuatan Aromatherapy Soap Bar Sebagai Peningkatan Hardskill Pemuda Muhammadiyah
https://www.jurnalpkm.id/index.php/renata/article/view/245
<p><em>Project Based Learning </em>(PjBL) metode pembelajaran ini memberikan tugas-tugas project yang harus diselesaikan oleh siswa dengan mencari sumber Pustaka untuk menentukan penyelesaian masalahnya. Berkaitan dengan itu, maka perlu dicari solusi untuk mengatasi masalah ketidak aktifan dan kurangnya <em>hard skill </em>siswa. Salah satu yang dapat meningkatkan hardskill adalah dengan pelatihan. Pelatihan dapat meningkatkan skill seseorang karena pada pelatihan siswa dapat langsung praktik membuat sediaan <em>soap bar aromatherapy</em>. Pelatihan ini membuat siswa-siswi menjadi sangat aktif dan antusias baik Ketika diberikan materi, dilanjutkan dengan sesi pelatihan kemudian tanya jawab dan diakhiri dengan kuis. Hasil dari evaluasi diperoleh jawaban benar dari 30 siswa adalah keseluruhan sedangkan jawaban salah adalah nol dengan demikian dapat dianalisa bahwa kemampuan siswa mengenai soap bar aromaterapi cukup mempuni sehingga keterampilan dan pemahaman tersebut dapat digali lebih dalam dan perlu didukung oleh pihak sekolah dengan memfasilitasi kebutuhan untuk peningkatan soft maupun hardskill.</p>Diah Indah Kumala SariElasari Dwi PratiwiFransisca Dita Mayangsari
Copyright (c) 2025
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-04-022026-04-024110.61124/1.renata.245Sosialisasi Bahaya Hubung Singkat Listrik Kepada Masyarakat Di Kelurahan Denai
https://www.jurnalpkm.id/index.php/renata/article/view/294
<p>Hubung singakat arus listrik sering terjadi didalam kehidupan masyarakat terutama di rumah tangga yang tidak memiliki instaasi listrik tidak sesuai standar. Hubung singkat juga merupakan salah satu penyebab kebakaran rumah tangga di Indonesia. Kurangnya pemahaman orang awan dan masyarakat tentang instalasi listrik yang aman dan prosedur perawatan menyebabkan tingginya bahaya tersebut. Sosialisasi dalam pengabdian masyarakat untuk meningkatkan kesadaran dan pemahaman tentang bahaya dari hubung singkat kepada warga khususnya lingkungan 4 Jermal V, Kelurahan Denai, Kecamatan Medan Denai, Kotamadya Medan, Sumatera Utara dan langkah-langkah pencegahan yang dilakukan dan antisipasi yang dapat dilakukan untuk keamanan rumah listrik. Metode yang dilakukan berupa sosialisasi langsung, penyuluhan, demonstrasi praktik instalasi sesuai standar, dan evaluasi melalui diskusi untuk menilai pemahaman dan kesadaran masyarakat. Hasil kegiatan memperlihatkan pemahaman masyarakat peningkatan pemhaman dan kesadaran pentingnya standar instalasi yang aman dan standar. Pemahaman kesadaran masyarakat menunjukan 90 persen setelah pelaksanaan kegiatan ini.</p>Syafriwel SyafriwelRazali RazaliPuji Chairu SabilaMuhammad` FauziTaufik Ismail SimanjuntakRichard ParlindunganSiti Agus KartiniSuherman SuhermanMirwansyah Putra Ritonga
Copyright (c) 2026
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-04-022026-04-024110.61124/1.renata.294Peningkatan Kemampuan Masyarakat Dalam Mengolah Sampah Anorganik Menjadi Produk Eco-Friendly Di Dusun Karangmalang, Desa Wringinputih, Kecamatan Borobudur, Kabupaten Magelang
https://www.jurnalpkm.id/index.php/renata/article/view/307
<p style="font-weight: 400;">Sampah anorganik merupakan sampah yang tidak mudah terurai secara alami oleh lingkungan dan berasal dari bahan non-hayati. Di Desa Wringinputih pengelolaan sampah masih berfokus pada sampah organik melalui budidaya maggot dan pembuatan kompos. Keterbatasan ini menyebabkan belum adanya sistem sirkular untuk mengelola sampah anorganik. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat dalam mengolah sampah anorganik menjadi kreasi kerajinan yang bermanfaat dan memiliki nilai jual. Kegiatan Pengabdian masyarakat dilakukan melalui sosialisasi dan pelatihan pembuatan produk kreasi sampah anorganik, evaluasi, dan tindak lanjut program melalui lomba kreasi <em>eco-friendly</em>. Pengukuran keberhasilan program dilakukan melalui evaluasi awal dan akhir menggunakan instrumen penilaian pengetahuan, keterampilan, dan sikap dengan jumlah 4 butir pernyataan untuk aspek pengetahuan dan keterampilan, serta dua butir pernyataan untuk aspek sikap. Hasil program pengabdian menunjukkan adanya peningkatan kemampuan peserta pada seluruh aspek. Aspek pengetahuan meningkat dari skor 3,34 menjadi 3,63; aspek keterampilan dari 3,33 menjadi 3,58; dan aspek sikap dari 3,63 menjadi 3,65. Seluruh nilai berada pada kategori “sangat tinggi”, terdapat kecenderungan <em>ceiling</em> <em>effect</em> karena skor awal sudah tinggi. Kegiatan sosialisasi ini juga dinilai efektif untuk meningkatkan kesadaran dan keterampilan pengelolaan limbah di tingkat dusun dengan adanya partisipasi aktif masyarakat saat mengikuti kegiatan pengabdian</p>Shefa Dwijayanti RamadaniSerafica Btari Christiyani KusumaningrumPutri Hafshah AnjaniAinani Malva PramudinaIsmawati FauziahMardatik Latifa Ramadhani
Copyright (c) 2026
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-04-122026-04-124110.61124/1.renata.307Peningkatan Keterampilan Guru dalam Pembuatan Video Pembelajaran Berbasis Mobile Production di SMA Muhammadiyah Piyungan, Yogyakarta
https://www.jurnalpkm.id/index.php/renata/article/view/328
<p>Masalah mitra dalam kegiatan pengabdian ini adalah rendahnya keterampilan guru SMA Muhammadiyah Piyungan dalam memproduksi video pembelajaran berbasis teknologi digital yang praktis dengan software yang familiar seperti PowerPoint, sementara kebutuhan media pembelajaran kreatif semakin mendesak untuk meningkatkan minat belajar siswa dan memperkuat citra sekolah yang mengalami penurunan jumlah peserta didik baru. Metode yang digunakan berupa pendekatan partisipatif melalui observasi kebutuhan, pre-test, pelatihan penulisan naskah, praktik pembuatan video pembelajaran berbasis mobile production menggunakan perangkat sederhana dan software Microsoft PowerPoint, serta post-test dan evaluasi program. Hasil dari pelatihan ini menunjukkan adanya peningkatan kemampuan guru yang signifikan, ditandai dengan kenaikan rata-rata skor pemahaman dari 3,75–4,125 point pada pre-test menjadi 4,25–4,625 point 1-5 pada post-test dengan skala Likert 1-5, khususnya pada aspek pengalaman dan kemampuan memproduksi video pembelajaran. Dampak kegiatan ini adalah meningkatnya literasi digital dan kepercayaan diri guru dalam memanfaatkan perangkat yang familiar untuk menghasilkan video pembelajaran, mendukung integrasi nilai-nilai keislaman dalam materi ajar, serta mendorong transformasi SMA Muhammadiyah Piyungan menuju pembelajaran berbasis digital yang lebih adaptif dan berkelanjutan</p>Oki Cahyo NugrohoSaiful NurhidayatRohfin Andria GestantiErwan Sudiwijaya
Copyright (c) 2026
https://creativecommons.org/licenses/by/4.0
2026-04-122026-04-124110.61124/1.renata.328